di sinilah tempat dimana aku coretkan segalanya yang aku inginkan..segala pahit manis dan duka sengsara aku sebagai seorang manusia di atas muka bumi milikNya ini
Wednesday, April 21, 2010
Saturday, April 17, 2010
SUAP

sukan antara program atau lebih dikenali sebagai SUAP yang dianjur oleh pihak Kolej Poly Tech Mara Alor satar pada 15.04.2010. SUAP telah dejalankan di Stadium Sultan Abdul Halim bersebelahan dengan Mahkamah Besar Alor Star. antara aktiviti yang diadakan ialah pertandingan futsal,bola jaring,bola tampar dan badminton perseorngan dan beregu. aktiviti yang dilakukan tidak banyak tetapi para pelajar telah memberi komitmen yang sanagt baik dalam program SUAP ini.. ramai juga yang hadir untuk menyaksikan pertandingan2 yang diadakan.. tak lupa pada pong-pong girl yang ada utk menyorak pihak masing2..sangat meriah bila pertandingan2 ini berlangsung diantara staff dan pelajar..erm..ini akan membuatkan hubungan diantara staff dan pelajar lebih erat...
Wednesday, April 7, 2010
ADAM MENGERTILAH...
Adam,mengertilah...Hawa bukanlah insan yg kuat..
bukan juga insan yg bisa menahan nafsu..
tatkala diri diuji, Hawa sering tewas...
tewas dgn godaan syaitan & nafsu sendiri..
Adam,mengertilah...
sungguh, Hawa telah cuba melakukan yg terbaik..
agar diri ini tidak menjadi fitnah dunia...
telah Hawa cuba menjaga diri ini sebaik-baiknya..
Hawa sedaya upaya menjauhkan diri dari tabarruj..
perfume, make up, perhiasan...
telah Hawa elakkan sejauh-jauhnya..
namun mengapa masih Adam tertarik pd Hawa
yg serba kekurangan ini..
Adam,mengertilah...
Hawa ini berjiwa lembut...
sukar untuk Hawa menolak bila Adam meminta...
Hawa tau permintaan Adam
tak mungkin membawa Hawa ke kancah maksiat...
namun, Hawa lemah...
Hawa takut zina hati...
Adam,mengertilah...
setiap kali 'sms' diterima..
Hawa keliru...
ingin sekali Hawa membiarkan sahaja..
tapi Hawa akur tuntutan sahabat...
Hawa tewas...
Hawa reply juga...
mengenangkan Adam adalah sahabat....
Adam,mengertilah...
setiap layanan yg Hawa beri hanya sekadar membantu..
mungkin Hawa adalah antara kasih sayang Allah yg dikurniakan buat Adam..
memudahkan perjalanan hidup Adam..
jgn disalah tafsir apa yg Hawa berikan..
Adam,mengertilah...
Hawa mengharapkan Adam menjaga Hawa..
namun,bukanlah 'couple' yg Hawa pinta...
tp cukuplah sekadar tidak memandang Hawa..
cukuplah sekadar menghormati Hawa sebagai Hawa..
jgn dipinta apa yg tak mampu Hawa berikan..
kerana Hawa milik Allah sepenuhnya...
Adam,mengertilah...
KU INSAFI DIRI INI!!

Kakiku melangkah lemah, membawa diriku ini yang kian goyah, terumbang-ambing di tiup arus modenisasi dunia yang serba canggih mengikut masa. Entah ke mana hendak dibawanya kaki ini.... ke sana tidak kena, ke sini tidak pasti, fikiranku kaku, serba tidak tahu....
Sunyi kota di malam hari ku tatap dengan mata yang jemu... entah kenapa, malam ini tidak seperti malam yang selalu, yang ku lalui dengan gembira dan berseronok dengan apa yang aku ada, bersama-sama rakan-rakan yang otaknya ‘gila’ seperti aku.
Ajakan kawan-kawan ku tolak dengan pandangan yang bosan. Seolah-olah aku sudah tidak berminat lagi dengan kegiatan yang rendah moralnya itu. Padahal selalunya akulah nombor satu. Entah kenapa, hmmm....(melepaskan keluh yang maha berat) seperti yang ku katakan tadi.... segalanya ku pandang jemu.
Arrgggh...! Apa ni? Apa maksud perasaan ku ini??
Ku pandang langit, mencari rembulan, mungkin ia dapat memberi jawapan.... sepi...
Ku pandang bebintang terang, mungkin di situ jawapan kan datang.... sunyi...
Tiada siapa yang dapat memberikan jawapan kepada ku, Perasaan ku gundah dan resah,
Mendesah mencari ketenangan yang tak pernah kunjung tiba.
Ku merenung jauh menembusi kegelapan malam...
kala itu datang kembali kata-kata yang menghenyak hati ini, di atas sehelai warkah putih,
Aku menyerah diri, kepada bait-bait indah yang menjunam keras hati ini...
Ku tulis warkah ini hanyak untukmu, Insan yang bakal bergelar suami...
“Wahai lelaki, kaulah bakal pemimpin kami, kau lah yang akan membentuk diri kami, menjadi seketul permata putih, atau seketul batu keras, yang kan membakar dirimu kembali....”
“Ketahuilah wahai lelaki, Nabi telah bersabda kepada kita ummatnya, mencari pasangan hidup berdasarkan 4 perkara..... Kecantikkan wajahnya, Harta yang ada padanya, Nasab keturunannya... tetapi carilah yang ada kefahaman agama padanya, kerna ia kan menjamin bahagia....”
“Wahai lelaki, kau Insan yang akan bergelar suami”
“Andai kau melihat pada kecantikkan yang ada pada diri ini, ketahuilah, ia takkan kekal selamanya, kerna wajah indah ini kan tua, saat itu wajah indah diganti dengan wajah tua yang berkedut, apakah ketika itu kau akan melihat lagi pada diriku?”
“Andai kau melihat pada harta yang ada, ketahuilah, ia tidakkan kekal juga, berkurangan selepas kau guna, dan apabila harta itu habis di mamah masa, apakah kau akan melihat pada diriku lagi?”
“dan... Andai kau melihat pada nasab keturunanku, ketahuilah... iman tidak mungkin diwarisi... kerna iman perlu kita cari... kita kaji dan di didik dalam diri... ada yang nasabnya tidak seindah yang disangka, tetapi dirinya, Subhanallah... menjadi contoh tauladan pada semua. Andai diriku tidak seindah seperti nasab ku yang indah pada matamu, apakah kau akan melihat pada diriku lagi?”
“Akhirnya agamalah pilihan utama... kerna aku mungkin tidak berwajah Cik Dunia (Miss World), dan aku bukanlah seorang hartawan dengan harta yang berjuta, aku juga bukanlah anakanda atau cucunda seorang raja yang hebat keturunannya... tapi sekurang-sekurangnya aku yakin, andai kau melihat pada agama yang ada padaku, kan ku serahkan segala yang ada padaku, untuk kau gunakan dalam perjuanganmu, kerna aku yakin, kau takkan mensia-siakan pengorbananku wahai bakal suamiku....”
“Tetapi.... apakah dirimu begitu? Sudah sempurnakah agamamu untuk membimbingku? Sudah kukuhkah pendirianmu untuk berpegang kepada syariat Allah dan ajaran Sunnah RasulNYA? Apakah kau yakin kau kan dapat membina sebuah keluarga yang bahagia bukan sahaja di dunia, bahkan kekal hingga ke syurga menanti???”
“Kerna bukannya kecantikkan, harta dan keturunan yang aku lihat pada dirimu... Mahupun kesempurnaan ilmu agama yang kukuh, cukup bagiku kau berusaha untuk mendalaminya, membuatkan diri ini terasa sudah bersedia... Bersedia untuk dibimbing oleh dirimu... sebagai Isteri kepada dirimu, lelaki yang bergelar suami...”
“...dan perempuan-perempuan Yang baik untuk lelaki-lelaki Yang baik, dan lelaki-lelaki Yang baik untuk perempuan-perempuan Yang baik...”
(Surah an-Nur : 26)
Kata-kata ini...
Di dalam warkah ini...
Aduh!!!
Kini diriku rasa umpama ditusuk sebilah pedang panjang,
Yang merobek-robek hatiku, yang gelap diselaputi hawa nafsu....
PENGAKUAN LELAKI TERHADAP WANITA.
Kami sulit menahan pandangan mata kami ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
kerana itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.
Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
kerana itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.
Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk dicurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
kerana itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalia
Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.
Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.
Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.
"LAlu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,
Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
kerana kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikan silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga...
Tuesday, April 6, 2010
hidup kian punah..
hidup manusia yang penuh dengan dosa
seharusnya kembali dia ke jalan allah
supaya kehidupan nya kembali cerah dan bercahaya tp
sebaliknya..
lilin yang menyuluh hidupnya makin tipis untuk terpadam
apa yang ada padanya kini..
hanya segenggam setia..
yang tak mungkin akan baa dia ke mana2
seharusnya kembali dia ke jalan allah
supaya kehidupan nya kembali cerah dan bercahaya tp
sebaliknya..
lilin yang menyuluh hidupnya makin tipis untuk terpadam
apa yang ada padanya kini..
hanya segenggam setia..
yang tak mungkin akan baa dia ke mana2
Subscribe to:
Posts (Atom)